Selamat Datang di Website blogger Jhon Demos Silalahi

16 Jan 2013

Bekasi Masih Banjir, Bendungan Kali Bekasi Siaga II

 Air kiriman dari Bogor baru masuk wilayah Bekasi pukul 12.00 WIB. 


Hujan deras yang terjadi sejak Senin malam juga membuat sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, mengalami banjir. Akibat meningkatnya kiriman air dari Kali Cikeas dan Kali Cileungsi, bendungan Kali Bekasi di Jalan Mayor Hasibuan Bekasi Timur, Kota Bekasi Jawa Barat, saat ini statusnya Siaga II.

Menurut Petugas Bendungan Kali Bekasi, status Siaga II masih ditetapkan karena air kiriman dari Bogor baru masuk wilayah Bekasi pukul 12.00 WIB.

"Dari Cileungsi dan Cikeas, air sampai Bekasi membutuhkan waktu sekitar empat jam," kata Eko Agus Riono, Selasa, 15 Januari 2013.

Bendungan Bekasi sudah membuka tiga pintu air untuk mengantisipasi air meluber ke wilayah perumahan di sepanjang Kali Bekasi.

"Dari bendungan ini, air akan mengalir sampai laut di Muaragembong," jelasnya.

Data di Kantor Bendungan Kali Bekasi menyebutkan, ketinggian air secara perlahan akan normal karena dibukanya tiga pintu. Ketinggian permukaan air saat ini 18,94 meter.

Menjelan sore ini, debit air di Kali Cileungsi sudah mulai normal dengan ketinggian 110 meter kubik. Sedangkan di Cikeas juga sudah normal sejak pukul 14.00 WIB, atau sekitar 312 meter kubik.

Tiga pintu air di Bendungan Kali Bekasi akan terus dibuka, hingga debit air kiriman dari Bogor ke Bekasi benar-benar sudah kembali normal.

Meskipun Bendungan Kali Bekasi sudah membuka tiga pintu, namun karena tingginya debit air di Kali Bekasi, puluhan rumah di Kampung Pangkalan Bambu Kelurahan Margajaya Bekasi Selatan, Kota Bekasi, terendam air hingga setinggi pinggang orang dewasa.

"Air mulai naik sekitar pukul 11.00 WIB," ujar Devi salah satu warga di RT 5 RW 1.

Warga yang menjadi korban banjir sudah mengungsi di depan pusat perbelanjaan di Bekasi. Devi mengeluhkan tidak adanya perhatian serius dari Pemerintah Kota Bekasi, untuk mengatasi banjir di daerahnya.

"Pemerintah cuma janji doang mau ngelebarin saluran air, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya," keluhnya.

Devi yang mengungsi bersama suami dan anaknya, berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Bekasi. "Jangan pedulinya kalau Pilkada saja, tapi sekarang jangankan kasih bantuan, dilihat saja tidak," ujarnya.

Sejumlah ruas jalan hingga sore ini juga masih tergenang air. Hal itu karena hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi sejak dinihari hingga pagi tadi. Ruas jalan yang tergenang diantaranya Jalan Raya Pekayon Bekasi Selatan, di depan Perumahan Century Satu, Jalan Raya Kartini Bekasi Timur, dan Jalan Komplek Pemda lama. Ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar