Selamat Datang di Website blogger Jhon Demos Silalahi

26 Des 2012

Indonesia Terancam Memiliki Tiga Timnas



 Keputusan aneh dan tidak lazim dibuat oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Satlak Prima menetapkan Rahmad Darmawan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia U-23 yang disiapkan mengikuti SEA Games Myanmar 2013.

Menurut Tono Suratman, Ketua Umum KONI, penunjukan ini adalah bagian dari persiapan kontingen Indonesia di pesta olahraga Asia Tenggara itu. Selain itu, langkah ini juga dilakukan karena KONI sebagai pengendali Satlak Prima.

KONI juga akan menyerahkan pemilihan pemain kepada pelatih kepala, dengan catatan harus berasal dari dua kompetisi yang sekarang ada.

Keputusan KONI itu pun diprotes PSSI. Bagi PSSI penetapan posisi pelatih kepala timnas sepak bola hanya bisa dilakukan oleh federasi.

"Kalau seperti ini, namanya bertentangan dengan tugas mereka sendiri. Sekalian saja mereka juga bentuk tim renang dan olahraga lainnya. KONI kok kepingin menjadi federasi?" ujar Bob Hippy, Koordinator Timnas Indonesia, Jumat (21/12).

Apa yang dikatakan oleh Bob Hippy memang benar. Di berbagai negara, penunjukan pelatih kepala suatu timnas dilakukan oleh federasi atau pengurus cabang olahraga. Bukan komite olahraga nasional.

Fungsi komite olahraga nasional idealnya menjadi koordinator, pengawas dan pengarah pembinaan atau pelatihan cabang olahraga saat akan mengikuti ajang olahraga internasional. Bukan menentukan jabatan pelatih, manajer apalagi susunan atlet yang akan bertanding.